Ramaya.na – Kisah Epik Ramayana Versi Google

Google mengembangkan suatu situs web yang berisikan kisah-kisah dalam epik Ramayana di mana diceritakan kisah penculikan dewi Shinta oleh Rahwana. Yang menarik dari Ramayana versi Google ini adalah penyajian ceritanya dibuat sesuai dengan keadaan modern saat ini. Berbagai layanan Google digunakan dalam menceritakan kisah ini. Misalnya saat Raja Mantili, Prabu Janaka sedang mengadakan sayembara dengan imbalan pemenangnya dinikahkan dengan putrinya dewi Shinta, ia menggunakan Google Chat untuk mengumumkannya. Begitu juga ketika Rahwana mencari Shinta untuk diculik, ia menggunakan Google Maps untuk mencari lokasinya. Juga terdapat Blogger (blogspot), Gmail, Google Docs, Google Search, Youtube, dan berbagai layanan Google lainnya. Selain itu juga ditambahkan efek suara seperti suara gamelan, sorak-sorai, peperangan dan sebagainya. Kisah dalam situs ini terdiri dari 5 episode.

Salah satu permainan interaktif di situs Ramaya.na

Selain me-modern-kan kisah Ramayana menggunakan berbagai layanan Google, kisah di situs ini juga sangat interaktif. Para pembaca dapat berinteraksi secara langsung dalam cerita. Seperti saat Rama mengangkat busur para pembaca disuruh membantunya dengan cara scroll up jendela halaman situs tersebut, dan ketika berburu kijang emas pembaca juga disuruh membidiknya. Setiap episode dari kisah ini disediakan suatu permainan (game) untuk pembacanya agar dapat berinteraksi dalam kisah yang disajikan. Kelima episode tersebut adalah, Sayembara (permainannya berupa mengangkat busur panah), Penculikan (permainannya berupa membidik kijang emas), Sang Kera Putih(permainannya berupa membakar kerajaan Alengka dengan ekor Hanuman), Jembatan Rama (permainannya berupa membangun jembatan), dan Perang Besar (permainannya berupa membidikkan panah ke arah Rahwana).

Situs Ramaya.na ini menggunakan html5 dan hanya dapat diakses menggunakan Google Chrome karena merupakan bagian dari eksperimen Google Chrome. Situs ini juga masih belum stabil dan juga sangat penuh jika dilihat menggunakan netbook yang hanya memiliki resolusi 1024×600. Namun, walaupun memiliki beberapa kekurangan situs ini secara keseluruhan sudah sangat baik. Untuk selengkapnya langsung saksikan kisahnya di ramaya.na.

Tampilan Awal Situs Ramaya.na

Daftar Episode Ramaya.na


Teks dari artikel di atas memakai Lisensi CC BY-SA. Sertakan tautan postingan ini jika Anda mengutip, menyalin, mendistribusikan, dan/atau menampilkan sebagian/keseluruhan dari teks di atas.

Bagikan ke:

Tulisan Terkait